Senin, 09 Oktober 2017

Definisi Sistem Berkas (File dan Akses)

Daftar Isi [Tutup]

    Definisi Sistem Berkas (File dan Akses)


    Pengertian Sistem Berkas

    Sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online untuk akses data maupun program yang ada di dalam sistem operasi.

    Ada 2 hal yang penting dalam sistem berkas, yaitu :

    • Kumpulan Berkas

    Sebagai tempat untuk menyimpan data.

    • Struktur Direktori

    Sebagai informasi mengenai seluruh berkas.

     

    Jenis Berkas

    Jenis BerkasEkstensiFungsi
    Executableexe,bat,binSiap menjelangkan program bahasa mesin
    Objekobj,oDikompilasi, bahasa mesin, tidak terhubung (link)
    Source codec, cc, java, pasKode-kode program dalam berbagai bahasa pemprogram
    Texttxt,docData text, dokumen
    LibrariDll, lib, a, soPustaka rutin untuk programmer
    Archivezip, tar, arcBerkas yang berhubungan  di keompokkan ke dalam  suatu berkas ,dikompress untuk pengarsipan
    Batchbat, ahMemerintahkan ke commad interpreter
    Word processorwp, tex, rtf, docMacam macam format dari word processor
    Multimediampeg, mov, rmBerkas binary yang berisi informasi audio atau A/V
    Print/viewPs, pdf, jpgBerkas ASCII/ binary dalam format untuk mencetak atau melihat

    Tujuan Sistem Berkas

    Tujuan sistem berkas adalah sebagai tempat penyimpanan data dan data base.

     

    Attribut Pada Berkas

    Attribut (variable/string/karakter) berfungsi untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna dan sebagai acuan bagi data yang terkandung di dalamnya.
    Contoh : nama, type, size, waktu, tanggal, dan id.

    Ada 3 fungsi model attribut, yaitu :

    1. Sebagai pembuatan berkas
    2. Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas
    3. Penggunaan terakhir berkas

     

    Koperasi Pada Berkas

    Berfungsi untuk mendefinisikan berkas secara tepat perlu melihat koperasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut.

    Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus, dan lain lain.

    Ada 6 hal yang harus dilakukan oleh sistem operasi pada keenam sistem operasi berkas, yaitu :

    1. Membuat sebuah berkas
    2. Menulis pada sebuah berkas
    3. Membaca sebuah berkas
    4. Menetapkan kembali sebuah berkas
    5. Menghapus sebuah berkas
    6. Memendekkan berkas

     

    Jenis Berkas

    Klasifikasi Data

    Klasifikasi data terbagi atas 3, yaitu :

    1. Kelompok Data Tetap

    Adalah kelompok data yang tidak mengalami perubahan data dalam kurun waktu yang lama.

    Contoh : Data / identitas mahasiswa, seperti nama, nim, jenis kelamin, jurusan, fakultas.

    1. Kelompok Data Tidak Tetap

    Adalah kelompok data yang mengalami perubahan secara rutin.

    Contoh : Data rancangan studi, seperti semester, tahun ajaran, mata kuliah.

    1. Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu.

    Adalah kelompok data yang merupakan akumulasi di kelompok data tetap dan akumulasi kelompok data tidak tetap.

    Contoh : Data hasil studi, seperti nilai IPK, transkrip nilai.

    Klasifikasi File

    Klasifikasi file terbagi atas 9, yaitu :

    Master File

    File yang berisi record yang relatif tetap ada 2 jenis, yaitu :

    Reference Master File

    Adalah file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.

    Contoh : berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.

    Dynamic Master File

    Adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu berdasarkan suatu peristiwa transaksi.

    Contoh : berkas stok barang, dll.

    Transaction File

    Adalah catatan – catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam enterprise tersebut, saling berelasinya atau berhubungnya satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk mengupdate master file.

    Report File

    Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user. File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.

    Work File

    Adalah file sementara dalam sistem.

    Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

    Program File

    Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama.
    Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan lain – lain), bahasa assembler dan bahasa mesin.

    Text File

    Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program.

    Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

    Dump File

    Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

    Library File

    Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

    History File

    Adalah tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file.

    File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi

     

    Model Akses File

    Model akses file terbagi atas 3, yaitu :

    1. Input File, adalah file yang hanya dapat dibaca dengan program.
    2. Output File, adalah file yang hanya dapat dibuat dengan sebuah program.
    3. Input / Output File, adalah file yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.

     

    Organisasi File

    Organisasi file adalah teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record dalam sebuah file.

    Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :

    Sequential

    Adalah cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record record dalam sebuah berkas.

    Dalam organisasi berkas sequential pada waktu record ini dibuat, record record direkam secara berurutan.

    Contoh : Lagu yang ada di kaset.

    Relative

    1. Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan.
    2. Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key
    3. Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif.
    4. Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive)
    5. Sebaiknya di simpan dalam Direct Access Storage Device(DASD), seperti magnetic disk/drum. Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)

     

    Indexed Sequential

    Adalah satu cara yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record  yang membutuhkan akses record secara sequential maupun secara individu berdasarkan  nilai key.

    Contoh : Mencari arti kata dalam kamus.

     

    Multi Key

    Adalah organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara.

    Contoh : sistem perbankan yang memiliki banyak pemakai.

    Ada 2 cara untuk mengakses tempat teknik dasar organisasi file, yaitu :

    Direct Access

    Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.

    Contoh : Magnetic Disk

    Sequential Access

    Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.

    Contoh : Magnetic Tape

    Tinggalkan Komentar

    Silahkan berkomentar dengan sopan ya :-)